Rubrik "Kompas Kita" hadir untuk membuka ruang interaktif antara pembaca Kompas, tokoh, dan pengelola media. Tokoh Pilihan akan hadir tiap Jumat dan Anda bisa mengajukan pertanyaan apa saja yang Anda ingin ketahui tentang kiprah dan kehidupannya.
Chicco Jerikho
hicco Jerikho menapaki karier di dunia hiburan sejak menjadi model tahun 2000. Kemudian, pria kelahiran Jakarta, 30 tahun silam, ini menjajal dunia akting dengan membintangi sinetron Cinta Bunga. Setelah membintangi beberapa sinetron, Chicco memulai debut filmnya pada 2014, Cahaya dari Timur: Beta Maluku. Tak disangka-sangka, lewat perannya sebagai pelatih sepak bola sekaligus tukang ojek bernama Sani Tawainella, Chicco meraih Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2014. ”Film ini membuat saya menjadi manusia baru,” kata Chicco. Chicco serius menjalani kariernya dalam dunia perfilman. Baginya, berakting harus siap jujur dan ikhlas. Jujur untuk mengungkapkan rasa dari hati dan mewujudkannya dalam akting. ”Sebisa mungkin harus ikhlas melepas Chicco pada saat saya harus memerankan orang lain,” kata Chicco. Saat ini, untuk kedua kalinya, Chicco terlibat dalam film yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko. Dalam film Filosofi Kopi, Chicco menjadi barista yang meracik kopi paling enak se-Indonesia bernama Ben. Melihat capaian di usia muda dan bagaimana menatap karier di dunia hiburan di masa mendatang, berikut ini tanya jawab Chicco dengan pembaca Kompas.
Segera kirim pertanyaan Anda tentang apa saja kepada Chicco Jerikho dengan mengisi form di bawah ini. Nantikan jawaban pertanyaan Anda di harian Kompas dan di situs ini.
Nama
:
Email
:
Domisili
:
Pertanyaan
:

Dalam film Filosofi Kopi, ada konflik antara orangtua serta anak dan lain-lain. Kabarnya, film itu akan menghadirkan jalan keluar untuk masalah orangtua dengan anaknya. Bagaimana contoh jalan keluarnya?
Eka Sugeng Ariadi - Pasuruan
Kopi ada rasa pahit sekaligus manis. Manisnya kopi jangan pernah disamakan dengan manis yang ada seperti gula atau air tebu. Kopi punya rasa manis sendiri. Temukan saja! Sama seperti hidup, ada pahit, ada manis tergantung bagaimana kita menjalaninya
Apakah menurut Anda sendiri, Anda telah berhasil menjadi seorang aktor yang andal saat ini? Dengan aktor atau aktris siapakah Anda ingin bermain dalam satu film?
Arief Noviandi - Jakarta
Tidak ada kata cukup dalam masa pencarian. Tetapi itulah yang saya nikmati. Saya bersyukur pernah main film sama Om Slamet Rahardjo, Bunda Jajang C Noer, dan Mas Didi Petet. Mereka aktor yang hebat. Saya belajar akting pertama kali dengan Mas Didi Petet. Suatu kesempatan yang luar biasa apabila bisa bekerja sama dengan aktor-aktor yang sudah senior. Dengan mereka, saya bisa mengorek banyak ilmu yang mereka punyai.
Apakah Anda tidak berminat menjadi sutradara untuk mengangkat cerita tentang bahaya narkoba?
Gudman Silalahi - Bekasi Timur
Setiap orang melalui proses kehidupannya sendiri. Untuk menjadi sutradara mungkin langkah selanjutnya yang akan saya pikirkan dalam dunia perfilman.
Apa tujuan hidup seorang Chicco?
Raymond Lukas - Tangerang
Hidup cuma sekali. Do what you want, do what you love.
Bagi Chicco, apa panggilan hidupnya dan sejauh ini bagaimana cara mengerjakannya?
Faithy Trifosa - Kota Bogor, Jawa Barat
Sebagai aktor, saya menyukai dunia seni peran. Menjadi aktor dapat memerankan karakter yang bukan diri kita, serta dapat mempelajari banyak hal juga untuk kehidupan.


Show 1-5...
Nantikan Kompas Kita selanjutnya bersama
Mesty Ariotedjo
Segera kirim pertanyaan Anda tentang apa saja kepada Mesty Ariotedjo dengan mengisi form di bawah ini.
Nama
:
Email
:
Domisili
:
Pertanyaan
:

Pilih tokoh pilihan Anda yang ingin ditampilkan di Kompas Kita ?

BJ Habibie
Bondan Winarno
Slamet Gundono