
|
Rubrik "Kompas Kita" hadir untuk membuka ruang interaktif antara pembaca Kompas, tokoh, dan pengelola media. Tokoh Pilihan akan hadir tiap Jumat dan Anda bisa mengajukan pertanyaan apa saja yang Anda ingin ketahui tentang kiprah dan kehidupannya.
![]() ![]() Trisum
Dibentuk tahun 2004, Trisum digawangi tiga "pendekar" gitar Tanah Air: Dewa Budjana, Tohpati, dan I Wayan Balawan. Formasi ini melahirkan album 1st Edition, berisi sembilan komposisi, antara lain "Cublak-Cublak Suweng" dan "Keroncong Kemayoran" karya Ismail Marzuki.
Kehadiran Trisum di panggung musik Tanah Air tak pelak makin memperkaya khazanah musik kita. Setelah cukup lama vakum karena kepadatan jadwal setiap personelnya, dalam waktu dekat Trisum akan menggelar konser dan melahirkan album kedua. Selamat! ![]() ![]() Trisum buat saya identik dengan lagu etnik, khas Indonesia. Apakah Trisum punya rencana berkolaborasi dengan musisi etnik seperti Viky Sianipar?
Mochammad Irhandi - Jakarta Selatan
- Balawan: Mungkin Trisum agak beda konsepnya. Kami lebih pada instrumentalia, sedangkan Viky, setahu saya, cenderung memakai lirik.
- Dewa Budjana (DB): Kami terbuka untuk kerja sama dengan musisi tradisional atau siapa saja.
- Tohpati: Trisum tak selalu berwarna etnik. Kami bisa berkolaborasi dengan siapa saja asal ada senyawa dengan Trisum.
Saya ngefans banget dengan Anda bertiga, Tohpati, Dewa Budjana, dan I Wayan Balawan. Saya sangat menunggu kapan Trisum konser?
Hidayat Zain - Batam
- Balawan: Mungkin Juli nanti kami mulai konser.
- DB: Kami lagi menyiapkan konsep musiknya dan rekaman, sebelum tur.
- Tohpati: Konser mudah-mudahan terwujud tahun ini.
Om Balawan baru-baru ini bermain di kotaku, Salatiga. Bagaimana aku bisa mendatangkan Om bertiga untuk bermain di Salatiga? Oh ya Om, aku, adikku, dan ayahku suka main musik jazz.
Classica Preludia - Salatiga, Jawa Tengah
- Balawan: Mungkin untuk Trisum, kami akan fokus ke kota yang ”agak” gede, seperti Semarang dan Yogya. Tapi, siapa tahu Salatiga juga kebagian ya....
- DB: Classica Preludia… Saya ingat, pernah terima rekaman VCD kamu. Mengenai Salatiga? Kami siap bermain di mana saja.
- Tohpati: Mudah-mudahan Trisum bisa bermain di Salatiga.
Saya penggemar GIGI dan Tohpati. Adanya Trisum ”Dewa Budjana-Tohpati-I Wayan Balawan” memberi warna baru bagi dunia musik Indonesia. Apakah Trisum berencana membuat album komposisi atau aransemen ulang lagu-lagu daerah se-Nusantara?
Catur Edi Gunawan - Sleman, Yogyakarta
- Balawan: Ya, tentunya sedikit demi sedikit dan selalu di-mix dengan karya orisinal setiap personel.
- DB: Ide itu sudah diterapkan dalam album pertama Trisum. Untuk album kedua nanti, semoga ada sesuatu yang baru.
- Tohpati: Kemungkinan lagu daerah bisa saja, tetapi porsinya tidak banyak dan sifatnya tak mutlak harus ada.
Album berjenis instrumentalia mempunyai segmen yang terbatas. Apakah ada standar tertentu dari Trisum agar sebuah lagu yang diciptakan bisa masuk dalam album?
Henri Saputro - Banyumas, Jawa Tengah
- Balawan: Tentu saja semuanya akan dirundingkan sebaik-baiknya.
- DB: Kami lebih fokus pada ketiga gitar dalam membuat komposisi. Album instrumental itu sifatnya tidak instan dan harusnya menjadi lifetime.
- Tohpati: Standar lagunya yang pasti tetap instrumental dan dasarnya tetap jazz.
Show 1-5...
Nantikan Kompas Kita selanjutnya bersama
Tontowi Ahmad ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
||